PERKEMBANGAN VIRTUAL REALITY
Virtual Reality (VR) menurut Wikipedia Bahasa
Indonesia, ensiklopedia bebas, adalah teknologi yang membuat pengguna dapat
berinteraksi dengan suatu lingkungan yang disimulasikan oleh komputer(computersimulated
environment), suatu lingkungan sebenarnya yang ditiru atau benar – benar
suatu lingkungan yang hanya ada dalam imajinasi.Lingkungan tersebut, umumnya
menyajikan pengalaman visual, yang ditampilkan pada sebuah layar komputer atau
melalui sebuah penampil stereokopik, tapi beberapa simulasi mengikutsertakan
tambahan informasi hasil pengindraan, seperti suara melalui speaker atau
headphone.
Bebicara mengenai sebuah perkembangan tak lengkap rasanya
bila kita tidak mengetahui dasar atau awal mula penciptaan dari virtual reality terlebih
dahulu.
Sejarah VR
Virtual
Reality (VR) pertamakali dikonsepkan oleh seorang sinematografer
bernama Morton
Heilig dalam tulisannya “Experience Theatre” pada tahun 1950-an. Dalam
tulisannya tersebut dijelaskan tentang sebuah alat yang mampu memberikan
pengalaman meliputi semua indera dengan suatu cara efektif, sehingga menarik
penonton ke dalam kegiatan di layar. Kemudian dari konsep tersebut, pada tahun
1962 Ia membangun sebuahprototype dan diberi nama Sensorama. NamunSensorama bukanlah
cikal bakal yang sesungguhnya dariVirtual Reality. Sebuah
alat yang disebut – sebut sebagaiVirtual Reality pertama
dibuat pada tahun 1968 oleh Ivan Sutherland seorang
ilmuan computer bersama muridnyaBob Sproull. Kemudian dari tahun – ketahun
sejak pembuatan VR pertama para produsen game dan perusahaan –
perusahaan yang bergerak dalam bidang teknologi lainnya mulai melirik VR sebagai
salah satu prospek yang menjanjikan dimasa mendatang.
Perkembangan VR
Melihat dari banyaknya manfaat yang diberikan dengan adanyaVR, tidak hannya dalam dunia game namun juga di berbagai bidang lainnya seperti pendidikan, pengobatan, pariwisata, dan lain sebagainya, tak heran bila banyak produsen teknologi berlomba – lomba untuk membuat, mengembangkan, dan memberikan inovasi – inovasi baru berkaitan VR ini. Sebut saja PlayStation, Apple, Samsung, dan banyak industry – industry kawakan yang berbasis teknologi saling bersaing berrebut pasar dengan inovasi mereka.
Berdasarkan fakta yang ada, hingga tahun 2016 sudah banyak
produk – produk VR dirilis. Namun di tahun 2016 ini akan menjadi
tahun yang begitu ramai akan persaingan para raksasa teknologi, pasalnya banyak
produk – produk baru VR akan dirilis di tahun ini. Inilah awal dari
Era Virtual Reality,
bahkan popularitas VR akan mengalahkan pasar TV pada tahun 2025 jika dilihat
dari perkembangan VR yang semakin menanjak, menurut Godlman Sach,
seorang firma perbankan.
Sekilas daftar produk yang pasti akan diluncurkan sepanjang
tahun 2016 ini
Oculus Rift and Touch
HTC Vive
Sony Playstation VR
Microsoft HoloLens
Samsung Gear VR
Sumber :http://wisnudamar123.blogspot.co.id/